Home » ARTIKEL » Kista Pecah Apakah Bahaya ? Simak 5 Cara Mengatasinya !

Kista Pecah Apakah Bahaya ? Simak 5 Cara Mengatasinya !

Ketahui Bahaya yang Terjadi ketika Kista Ovarium Pecah

Tentu kista ovarium sudah anda ketahui bahayanya, namun Kista Pecah Apakah Bahaya ?

Suatu kantong berisikan cairan yang berada pada bagian ovarium tubuh atau di permukaannya adalah kista ovarium. Wanita pada normalnya memiliki dua buah ovarium yang berukuran sebesar almond dan berada pada bagian sisi kanan dan kiri dari rahim. Ovum atau bagian telur yang matang dari ovarium sendiri biasanya dilepaskan pada siklus bulanan atau pada saat menstruasi sedang terjadi. Wanita yang mengalami gangguan kesehatan berjeniskan kista ini pun tidaklah sedikit. Pasalnya, banyak kasus yang dinyatakan sebagai kista tanpa menunjukan gejala apapun atau bahkan tanda-tanda. Namun kabar baiknya, banyak yang menderita kista ini dan sembuh dengan sendirinya seiringnya dengan waktu tanpa memerlukan pengobatan medis serius yang perlu memakan waktu beberapa bulan.

Cara Atasi

1. Sifat Kista Ovarium

Tentunya banyak wanita yang mengalami kista ovarium dan memberikan tentang keluhan yang mereka rasakan pada nyeri di bagian bawah perut. Kista sendiri pada dasarnya merupakan kelainan yang terjadi pada bagian ovarium wanita yang berisikan cairan dalam kantung. Saat terjadi pemecahan pada kista ini, maka kista bisa jadi mengancam jiwa dari penderitanya. Hal ini sangat berbahaya meskipun dalam banyaknya kasus kista akan hilang dengan sendirinya tanpa diperlukannya pengobatan khusus. Sangat penting sekali tentunya untuk mempelajari dengan baik sifat dari kista jenis ini.

2. Sadar Gejala

Risiko dari kista ovarium yang pecah sendiri bisa ditekan kemungkinannya. Hal ini tentu dengan mengetahui betul beberapa cara dari kista ovarium ini. Tentu gejala-gejala yang harus diketahui ini termasuk berbagai macam ciri-ciri layaknya rasa sakit pada tubuh bagian pinggul, sakit saat berhubungan seksual serta muntah-muntah dan mual. Kadang dalam beberapa kasus juga ada yang merasakan sakit pada bagian payudara serta rasa penuh ppada bagian perut dan tekanan di dubur. Menghubungi dokter ahli segera sangatlah penting jika anda sudah mengalami beberapa gejala tersebut guna mendapatkan penanganan yang tepat.ntuk menekan resiko kista ovarium pecah, sebaiknya mengetahui gejala yang mungkin mengindikasikan kista.

3. Tindak Cepat

Saat terjadi ruptur atau pecahnya kista ovarium, sangat penting untuk melakukan penilaian medis agar bisa mendeteksi berbagai macam kerusakan serta komplikasi lain yang bisa saja terjadi pada tubuh. Jika memiliki kebutuhan mendesak untuk melakukan ini, anda tetap perlu mendapatkan situasi yang stabil sehingga bisa memaksimalkan perawatan yang tepat agar meminimalkan kondisi cedera. Jika gejalanya tidak terlalu parah, segera temui dokter kandungan untuk melakukan pengujian serta intervensi tepat.

4. Uji Nilai Kerusakan

Pemeriksaan USG atau laparoskopi bisa terjadi untuk melakukan pengujuan pada pecahnya kista sendiri yang digunakan untuk menilai ovarium dan tuba fallopi yang sedang pasien derita. USG sendiri biasanya digunakan untuk mengukur tingkat gelombang suara pada ovarium yang akan mendapatkan hasil berupa struktur dan jaringan. Selama proses laparoskopi sendiri, dokter akan membuat sayatan kecil pada bagian perut pasien untuk memeriksa tingkatan keparahan kista yang sedang diderita oleh pasien tersebut.

5. Pembedahan

Perlakukan terakhir yang mungkin dilakukan dokter adalah pembedahan untuk mengeluarkan sel kista secara sepenuhnya. Hal ini biasanya hanya dilakukan jika ukuran dan jenis kista yang terjadi terlalu berbahaya. Mungkin dokter akan meresepkan berbagai macam obat layaknya pil KB guna untuk mencegah terjadinya kista kembali dimasa depan.

Baca Juga :